Swiss terlalu lambat, tidak memiliki emosi kehilangan ke Swedia – Vladimir Petkovic

Swiss sangat lamban serta tidak mempunyai emosi, pelatih Vladimir Petkovic menyampaikan pada Selasa, sesudah melihat timnya menyerah ke Swedia dalam kekalahan 1-0 dalam laga putaran ke-16 mereka. Ada di rangking ke enam didunia serta cuma sekali kalah semenjak Euro 2016, Swiss nampaknya mempunyai cukuplah talenta untuk akhiri permainan mengagetkan Swedia di kompetisi tapi justru memberi penampilan yang lemah waktu mereka kalah 1-0. “Kami begitu sedih, kami ingin melakukan perbuatan semakin banyak,” kata Petkovic pada wartawan sesudah tembakan Emil Forsberg yang begitu dibelokkan merampungkan laga di pertengahan set ke-2 serta menahan timnya sampai perempat final untuk kali pertamanya semenjak 1954.

“Swedia lakukan apakah yang mereka kuasai dengan baik serta itu cukuplah untuk menaklukkan kami. Kami semestinya lakukan beberapa hal yang lebih baik, tapi kami tidak lumayan baik untuk memenangi laga ini.” Swiss mempunyai semakin banyak kepemilikan tapi sangat gampang diperkirakan untuk temukan langkah melalui pertahanan Swedia yang besar. Granit Xhaka menyapu melalui tidak berhasil untuk buka Swedia sesaat aktivitas Xherdan Shaqiri turun di sayap kanan juga tidak efisien karena dia tetap overhit salibnya ke daerah itu. Umpan silang Ricardo Rodriguez serta tikungan dari kiri berkali-kali dihalau oleh pertahanan Swedia yang dengan gampang menghadapi pengirimannya.

“Kami ingin memperkecil sayap tapi kami sangat lamban, umpan kami tidak bagus,” kata Petkovic. “Kami mainkan pertahanan sangat lamban serta kami juga coba mainkan umpan-umpan diagonal, tapi kami tidak lumayan bagus.” Kekalahan itu 2x menyedihkan karena kompetisi itu disaksikan menjadi peluang emas buat generasi pemain – banyak anak-anak imigran dari Balkan – yang dipandang seperti negara terunggul yang dibuat negara itu. “Kami tidak temukan fluiditas serta kami terjerat di dalam,” kata Petkovic. “Emosi kami mempermainkan kami. “Swedia merupakan team yang kuat tapi kami tidak mengharap kalah menantang mereka – tapi ada detil kecil …” Dia memberikan: “Laga ini cuma akan dipastikan dengan gol bunuh diri atau tembakan jarak jauh.”

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *