Paul Pogba Beberkan Alasannya Kembali ke Old Traffrord

Paul Pogba baru saja membeberkan alasannya kembali ke Stadion Old Trafford. Ya, salah satu gelandang milik Manchester United, Paul Pogba baru – baru ini mengungkap alasannya yang sesungguhnya tentang mengapa dirinya kembali bergabung dengan klub berjuluk The Red Devils itu pada jendela transfer di musim panas 2016 setelah menjalani musim yang sensasional bersama Juventus. Di mana pada saat itu, Pogba menjadi pemain termahal di dunia dengan rekor transfer 105 juta euro. Sebenarnya, Pogba sendiri memang merupakan salah satu pemain jebolan akademi sepakbola Man United. Akan tetapi, pada musim panas 2013, Juventus merekrutnya dengan status bebas transfer.

Kala itu, Pogba yang masih berusia 19 tahun gagal mendapatkan tempat di tim utama Man United, sehingga lebih memilih hengkang ke Juventus. Akan tetapi, sungguh berada di luar perkiraan, kiprah Pogba bersama dengan Si Nyonya Tua dalam kenyataannya justru sudah menuai kesuksesan besar. Di mana Pogba mampu menjelma sebagai salah satu gelandang top yang Namanya begitu diinginkan banyak klub terbaik di Eropa. Walau demikian, dalam kenyataannya pria bernama lengkap Paul Labile Pogab tersebut hanya memiliki keinginan untuk kembali ke Man United. Ia merasa ada suatu hal yang harus dituntaskannya di sana. Tidak ayal, begitu tawaran dari Man United datang, ia tak ragu untuk menerimanya.

Paul Pogba merasa yakin bila ketika pergi dari Teater Impian, maka dirinya seperti kehilangan sesuatu. Ia ingin terus berada di starting XI Manchester United, memakai jersey ini, dan menjadi bagian dari tim. Itu bukanlah aksi balas dendam, tetapi dirinya memang ingin kembali dengan lebih banyak pengalaman. Pogba juga menyadari bahwa usianya jauh lebih belia pada saat pada tahun 2012. Pogba kemudian mengambil banyak pembelajaran terkait jenis sepak bola yang berbeda ketika ia pertama kali pergi dan mendapatkan pengalaman untuk kembali menjadi lebih baik.

Paul Pogba menyatakan, dirinya pun sudah merasakan bermain di Liga Champions juga. Sehingga ia kembali dengan kedewasaan yang lebih, saya akan mengatakan. Tentu saja ketika itu pesepak bola yang sudah memasuki usia 25 tahun tersebut merasa dirinya hanya sedang kembali ke rumahnya saja. Pogba sudah bergabung dengan akademi muda di Manchester Merah. Ia pun selalu merasa berada di rumahnya di sana dan akan selalu seperti itu. Dirinya sudah tumbuh bersama rekan-rekan satu tim dan menurut pandangannya, mereka semua telah dipersatukan kembali di tim utama, jadi ini adalah kisah yang indah.

Seperti yang diketahui, penampilan cemerlang yang ditunjukkan Pogba saat dirinya masih menggunakan jersey milik Juve membua banyak kalangan mengklaim jika dirinya adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Terlebih lagi usai membawa tim nasional Prancis untuk menjuarai Piala Dunia 2018 lalu. Namun penilaian yang berbeda justru diungkapkan oleh Brian McClair yang merupakan mantan penyerang milik The Red Devils. McClair tetap melihat sang gelandang sedianya belum pantas untuk diberikan label pemain kelas dunia. Pasalnya ia mengklaim, pemain berlabel top dunia adalah mereka yang bisa selalu bermain konsisten pada setiap laga dan memiliki peranan penting di setiap pertandingan.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *